SMA-ku

Kabar Pesantren

Latest Updates

May 28, 2021

 

Telah dibuka pendaftaran peserta didik baru, SMA Al-Azhar Tahun Ajaran 2021-2022
ada dua jurusan yang di ampu yaitu: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Adapun ekstrakurikuler yang ada di SMA
1. Pramuka
2. Osis
3. IPNU/IPPNU
4. Paskibra
5. PMR
6. Desain Grafis/Edit Video
Untuk Informasi lebih lanjut bisa Hubungi contac person di atas..
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2020-2021 SMAS Al-Azhar Kota Banjar

March 09, 2020
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Telah dibuka pendaftaran peserta didik baru, SMA Al-Azhar Tahun Ajaran 2020-2021
ada dua jurusan yang di ampu yaitu: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Adapun ekstrakurikuler yang ada di SMA
1. Pramuka
2. Osis
3. IPNU/IPPNU
4. Paskibra
5. PMR
6. Desain Grafis/Edit Video
Untuk Informasi lebih lanjut bisa Hubungi contac person di atas...
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Penerimaan Santri Baru 2020-2021 Resmi Dibuka, Begini Cara Daftarnya

March 07, 2020

Assalamu'alaikum smart millenials, kabar baik datang lagi dari pondok pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo (PPMH Al-Azhar Citangkolo). Kalian semua yang ngebet banget pengen masuk ke pesantren dan menikmati indahnya sekolah di SMA Al-Azhar Kota Banjar, pendaftaran online sudah resmi dibuka lho.

Sebelum beranjak ke tatacara pendaftaran, berikut mimin tuliskan sejarah ringkas salah satu pesantren besar di Jawa Barat ini.

Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo Desa Kujangsari Kecamatan Langensari Kota Banjar Jawa Barat Indonesia . Di mulai dari keperihatinan Kiyai muda Marzuki Mad Salam ( Wafat tahun 1968 dalam usia 93 Tahun) berasal dari Grumbul kelawan Desa Gung Agung Kec. Bulus Pesantren Kab. Kebumen Jawa Tengah. Dengan keperihatinan beliau melihat keperihatinan umat Islam saat itu (Zaman penjajahan kolonial Belanda) dan mengingat keterbatasan materi yang di miliki, Kiyai muda Marzuki Mad Salam, memohon kepada Allah SWT, denan memperbanyak do’a dan Mujahadah (memohon petunjuk) sehingga pada suatu ketika beliau mendapat petunjuk Allah SWT, harus keluar dari lingkungan mencari tempat yang tepat untuk Nasrul’ilmiwada’wah islamiyah. Hal tersebut beliau lakukan di beberapa tempat di antaranya Gombong, Tambak,  Sitinggil dll. Dengan izin Allah SWT beliau sampai di citangkolo tahun 1911. Suatu tempat lahan/hutan belantara yang konon angker, dan banyak binatang buas tempat tersebut sebelumnya ada 3 keluarga dari Manonjaya, Rancah, Cineam Tasikmalaya secara berurutan mereka hilang tanpa sebab. Pada tanggal 10 Muharam 1911 Kiyai Marzuki Mad Salam mendirikan Mushola panggung ukuran 2x3 meter, lima tahun kemudian lahan tersebut sudah bisa menghasilkan hasil bumi yang memadai serta berjalannya kegiatan keagamaan di Mushola tersebut. Pada tahun 1916 beliau memboyong keluarganya dari Grumbul kelawan Desa Gung Agung Kec. Bulus Pesantren Kab. Kebumen Jawa Tengah di bawa ke Citangkolo dengan membawa bayi laki-laki (umur 100 hari) di beri nama Badrun ( putra k-6 Cluwung seiring dengan itu Mushola Panggung di ubah menjadi Mushola lemprakan atau lesehan dengan ukuran 5x9 meter.

Perintisan
Tahun 1923 Mushola Lemprekan/Lesehan tersebut berubah menjadi Masjid Jami’ dengan penunjukan dari Sinuhun Bupati Tasikmalaya tahun 1926, maka ketika itu semakin banyak pemuda-pemudi lingkungan yang menjadi santri kalong menimba ilmu Agama, sebagai cikal bakal/rintisan berdirinya Pondok Pesantren Citangkolo, yang di bantu oleh putra beliiau Kiyai Mad Sholeh Wafat tahun 1950 dan putra menantunya. Pada masa prakemerdekaan sampai dengan tahun 1950-an Masjid dan Pondok Pesantren Citangkolo menjadi basis pergerakan membantu para pejuang merebut kemerdekaan dari tangan kolonial Belanda dengan semangat Aswaja dan senjata bambu runcing yang telah di suwuk, pergerakan ini dii namai Hisbulloh yang di Komandani oleh Kiyai Badrun Bin Marzuki untuk wilayah Jawa Barat yang meliputi Ciamis, Tasikmalaya, dan daerah sekitarnya, sehingga Masjid dan Pondok yang ada di lingkungan Citangkolo menjadi sasaran tembak (meriam) Belanda dari Banjar, terutama setelah tergulingnya kereta api di jembatan Cibeureum Desa Mulyasari Kec. Pataruman Kota Banjar Jawa Barat (sebelah utara Pondok Citangkolo kurang lebih 1,5 KM), beliau Kiyai Badrun bin Marzuki Mad Salam mengatur waktu dan strategi agar perjuangan ayahnya KH. Marzuki Mad Salam (Nasrul’ilmiwada’wah islamiyah) berhasil dan bisa menyelesaikan tholabul’ilminya di berbagai Pesantren dari wilayah Jawa Barat, Jawa Tenagh, dan Jawa Timur sehingga keluar masuk Citangkolo beliau jalani semenjak jaman prakemerdekaan sampai dengan tahun 1950-an.

Pengembangan
Kiyai Badrun bin KH. Marzuki Mad Salam mondok yang terakhir di kesugihan yang di Pimpin oleh KH. Badawi Hanafi tahun 1948 sampai di jadikan menantu pada tahun 1950, di saat itu di ubah namanya menjadi Abdurrohim ( di karuniai putra 13 orang yang hidup sampai dewasa ada 8 orang ) pulang dari kesugihan tahun 1960 Pondok Citangkolo dalam kondisi Fatroh (kekosongan Pemimpin) maka di rintis kembali pendirian Pondok Pesantren Citangkolo pada tanggal 10 Muharam 1960 dengan nama Pondok Pesantren Miftahul Huda (Salafiiyah Safi’iyah ) dan pada tanggal 10 Muharam 1987 nama Pondok Pesantren Miftahul Huda di tambah menjadi Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo, Seiring dengan kedatangan putra sulung beliau KH. Abdurrohim bin Marzuki dan di rintis berdirinya pendidikan formal di mulai SMP, SMA, dan Aliyah (MA) yang di motori oleh para dzuriyah beliau( KH. Munawir dan istri, KH. Muslih dan istri, KH. Mu’in dan istri, Ny. Hj. Mus’idah dan suami, Ny. Hj. Widadatul Ulya dan suami KH. Muharir dan istri, KH Mubarir (Alm) dan istri, Ny. Hj. Mufizah dan Suami, Ny. Hj. Muziatul Makkiyah dan suami,) sampai sekarang.

Yayasan
Yayasan Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo Kota Banjar adalah hasil kesepakatan bersama seluruh pengurus Yayasan Pengamalan Pendidikan Islam yang di pimpin oleh KH. Munawir Abdurrohim MA. Dan selanjutnya, Yayasan Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo Kota Banjar hanya menaungi lembaga-lembaga yang didirikan  pada masa lahirnya Yayasan Pengamalan Pendidikan Islam (YaPPIM) saja. Yayasan Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo Kota Banjar adalah yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial. Kegiatan utama yayasan ini adalah membuka perpustakaan dengan mengoleksi berbagai buku dari berbagai cabang ilmu yang ada dalam tradisi pengetahuan Islam. Kemudian mengadakan Majelis Ta’lim secara berkala. Yayasan ini berdiri dikarenakan sebuah kepedulian atas realitas umat Islam yang masih tertinggal khususnya dalam ilmu pengetahuan. Dengan realitas ini tergeraklah keinginan besat dan harapan yang menggelora bagi kemajuan Islam. Karenanya atas inisiatif berbagai kalangan, akhirnya berdirilah yayasan ini sebagai usaha kecil kami untuk menggapai harapan yang besar itu, mungkin harapan itu terlalu besar, tetapi seperti kata pepatah “seribu langkah tetap dimulai dari satu langkah”, dan yang terpenting usaha kecil ini dimulai dengan hati yang ikhlas . Akhirnya, tepat pada Tanggal 19 September 2012, Yayasan Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo dengan resmi dibuka.

Yayasan ini pertama didirikan pada tahun 1986. Sebagai pendiri yayasan ini adalah : KH.Abdurrohim yang sekaligus pendiri Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-azhar Citangkolo. Seiring dengan perkembangan waktu dan perubahan zaman, maka tampuk kepemimpinan yayasan ini diserahkan kepada putra-putrinya. Dahulu pertama kali didirikan Yayasan ini bernama  Yayasan Pengamalan Pendidikan Islam Miftahul Huda atau disingkat YaPPIM, Yayasan tersebut terlahir dari sebuah pemikiran Mbah KH. Abdurrohim sebagai bentuk proaktif terhadap perkembangan zaman dan pengamalan undang-undang. Pada masanya Yayasan yang dipimpin oleh putra sulung yang bernama KH. Munawir, Abdurrohim MA. Putra pertama beliau pada saat itu baru kembali mengenyam pendidikan di Al-Azhar university tepatnya Universitas Al-Azhar Kairo Mesir. Dibawah kepemimpinan KH. Munawir Abdurrohim MA. Banyak sekali lembaga yang dibangun pada saat itu. Lembaga yang dibangun dibawah naungan Yayasan Pengamalan Pendidikan Islam Miftahul Huda mulai lembaga pendidikan, lembaga usaha, dan lembaga bimbingan atau konsultasi baik itu secara formal maupun non formal. Seiring perubahan undang-undang yang berlaku, maka keluarga besar Al Azhar akhirnya memutuskan untuk merubah nama Yayasan yang sedang di kelola itu. Tepatnya pad bulan September 2012 Yayasan Pengamalan Pendidikan Islam Miftahul Huda berubah menjadi Yayasan Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo atau disingkat YaMAC sesuai dengan salinan Akta Notaris No. 20 Tanggal 17 September 2016.

Pendaftaran online PPMH Al-Azhar Citangkolo bisa ikuti tautan dibawah ini:

dan dibawah ini alur pendaftarannya gaes:


yuk buruan daftar sebelum kuota penuh yaa

Penerimaan Santri Baru 1439-1440 H/2018-2019 M

August 25, 2018
Penerimaan Santri Baru 1439-1440 H/2018-2019 M

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 05 Syawal 1439 H - 14 Syawal 1439 H

formulir online:
https://goo.gl/forms/QV2T6sxgnjBk9Wxk2

Tata Cara Pendaftaran :
A. Persyaratan Pendaftaran Santri Baru Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo Kota Banjar :
1. Calon wali santri wajib di antar oleh orang tua / wali
2. Mengisi formulir pendaftaran santri
3. Bersedia tinggal di pesantren dan menaati peraturan
4. Menyerahkan fotocopy ijazah, akte kelahiran 3 lembar
5. Menyerahkan fotocopy kartu keluarga (KK) dan KTP orang tua
6. Wajib Membawa Semua persyaratan ketika mendaftar
7. Membayar administrasi pendaftaran dan kost makan
8. Pembayaran Yang Sudah Masuk Tidak Dapat Di Ambil Kembali
9. Menandatangani surat pernyataan penyerahan santri oleh orang tua/wali
10. Menyerahkan Foto ukuran 3X4 1 lembar

B. Langkah-Langkah Pendaftaran :
1. Mengisi formulir
2. Mengisi surat penyerahan orang tua santri/wali
3. Mengisi surat pernyataan santri
4. Melunasi Pembayaran Administrasi

C. Verifikasi Data Dan Tahap Akhir
1. Pemerikasan data
2. Penandatanganan surat penyerahan santri
3. Penandatanganan surat pernyataan santri
4. Kuitansi pembayaran administrasi
5. Di antar oleh petugas ziaroh ke makam simbah KH. Abdurrohim
6. Di sowankan ke pengasuh PPMAC

Dapatkan
File Formulir Pendaftaran :
085721009907 (Gus H. Nailul Azmi, M. EI
085217059124 (Kang Bad'ul Hilmi A)
0895701714794 (Azizurrohman)
085314741727 (Usth. Nur Kholifah, Alh)
083827530655 (Usth. Asri Fitriani, S. Pd)

Peringati Maulid Nabi, YRBK Banjar Dorong Para Siswa Tingkatkan Budaya Literasi

August 25, 2018
Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) Kota Banjar, terus melakukan lawatannya di berbagai kesempatan dan sekolah, guna mendorong para siswa meningkatkan budaya literasi di Kota Banjar.
Untuk mendiskusikan soal literasi tak hanya memanfaatkan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) saja, namun di Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) juga digunakan YRBK untuk hal yang sama.
Seperti pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di SMA Al Azhar, Selasa (12/12/2017) lalu, YRBK bersama puluhan siswa dan siswi mengajak untuk meneladani akhlaq nabi seperti yang tertuang dalam Kitab Al Barzanji.

Pendiri YRBK, Sofian Munawar, mengatakan, bahwa pentingnya budaya literasi tidak bisa lepas dari sejarah Islam maupun dunia pesantren. Seperti halnya Kitab Al Barzanji, karena menurutnya kitab tersebut merupakan suatu karya monumental berusia ratusan tahun, yang bisa dinikmati oleh umat Islam, baik dari sisi sastranya maupun kontekstualnya.

“Ini berkat literasi yang dimiliki sang penulis kitab tersebut, yakni Syekh Ja`far bin Husain bin Abdul Karim bin Muhammad Al-Barzanji, pada zaman Sultan Salahuddin Al-Ayyubi yang memerintah dari tahun 1174-1193 Masehi dan pusat pemerintahannya di Mesir,” terangnya.

Meski banyak pandangan terkait karya sastra tersebut, Sofian menyebutkan tidak menjadi persoalan bagi umat Islam saat ini, khususnya bagi siswa maupun santri. Terpenting adalah bagaimana menumbuhkan budaya literasi agar bisa dinikmati oleh semua orang dari masa ke masa.

“Jadi, sebagai siswa ataupun santri saat ini jangan sampai hanya sebatas sebagai penikmat saja, akan tetapi harus memiliki tekad kuat seperti yang dilakukan para ulama terdahulu,” tandas Sofian.

Selain dari tokoh Syekh Syekh Ja`far Al Barzanji, Sofian juga mengingatkan kepada para pelajar untuk meneladani Rosululloh SAW dari berbagai kehidupannya, baik ucapan, pernyataan maupun akhlaknya. Seperti wahyu yang turun kepada Rosul dalam Surat Al ‘Alaq merupakan bagian dari bukti atau landasan betapa pentingnya budaya literasi.

Meski sudah jelas dan tidak bisa diragukan lagi wahyu pertama yang turun ke Rosul, lanjut Sofian, di negara Indonesia yang mayorita muslim dan terbesar di dunia ini justru menempati posisi terendah kedua dari 63 negara dalam bidang literasi.

“Nah, ini sangat kontras sekali dengan apa yang dianjurkan oleh agama kita. Maka dari itu, sebagai muslim, kita juga harus meningkatkan budaya literasi dengan niat ibadah yang ikhlas. Mudah-mudahan dengan ini semangat kita terus bergelora meningkatkan literasi di Kota Banjar,” pungkasnya.

Sementara itu, Hj. Avivati Zahriyyah, mewakili Kepala Sekolah SMA Al Azhar, KH. Munawir Abdurrohim, mengatakan, keberadaan santri di indonesia tidak bisa dilepaskan dari sejarah, baik secara kontibusinya maupun keberadaannya. Sebab, di Indonesia yang menjadi pemeluk agama islam terbesar di dunia saat ini juga menjadi panutan bangsa-bangsa lain.

“Dengan posisi bangsa kita saat ini, maka hendaknya para siswa maupun santri untuk terus bisa meninmgkatkan kualitas belajarnya dan bisa memberikan manfaat kepada orang banyak, termasuk kepada negeri,” katanya.

Dengan semangat literasi, lanjut Hj. Vivi, terutama para siswanya yang tengah menghafalkan Al Qur’an, untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi serta berkiprah untuk negeri dengan berbagai prestasi.

“Mudah-mudahan para siswa siswi SMA Al Azhar terus belajar dengan giat dan bisa menunjukkan kepada dunia bahwa kita juga bisa berprestasi dari bidang apapun, termasuk menghafalkan Al Qur’an,” pungkasnya. (Muhafid/Koran HR)

sumber: Harapan Rakyat

244.000 Siswa Lulus PPDB Jawa Barat 2018

August 25, 2018
Dari 157.000 pendaftar, sebanyak 123.000 lulusan SMP dinyatakan diterima di SMA dan SMK negeri dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat 2018 melalui jalur Nilai Hasil Ujian Nasional ( NHUN).  Sebelumnya di jalur Non NHUN, sebanyak 121.000 siswa yang diterima. "Dengan demikian total siswa yang diterima untuk PPDB Jawa Barat 2018 sebanyak 244.000 orang," kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/7/2018). Hadadi menjelaskan, pengumuman jalur NHUN dilakukan lebih pagi dari pengumuman jalur Non NHUN. Hal itu disebabkan, dalam seleksi jalur NHUN tidak ada proses verifikasi seperti pada jalur Non NHUN.  “Untuk jalur NHUN, setelah data diinput langsung diseleksi. Sedangkan untuk jalur Non NHUN, ada proses verifikasi dan uji kompetensi,” kata Hadadi. Baca juga: Fraksi PKB DPRD Jabar: Pelaksanaan PPDB Harus Dievaluasi Total Pengumuman nama-nama siswa yang diterima pada PPDB jalur NHUN dilaksanakan pada 12 Juli 2018 melalui pengumuman di sekolah dan melalui laman resmi ppdb.disdik.jabarprov.go.id. Pengumuman secara serentak dapat dilihat mulai pukul 10.00 WIB. “Pengumuman juga lebih pagi dari sebelumnya, baik di sekolah maupun di laman resmi,” ucapnya. Sementara itu, Ketua Panitia PPDB Jabar 2018, Firman Adam mengatakan, siswa yang diterima dapat melakukan daftar ulang pada tanggal 13 dan 14 Juli atau setelah pengumuman dikeluarkan. Baca juga: Ridwan Kamil Bakal Telusuri Penggunaan SKTM Palsu dalam PPDB Ia juga menyebut, untuk jalur NHUN juga diterapkan zonasi sebagai salah satu komponen skor. Pertimbangan pemilihan sekolah yang paling dekat dengan rumah tinggal karena seleksi penerimaan untuk SMA pada jalur NHUN tetap memperhitungkan jarak antara sekolah dan rumah tinggal.  "Pembobotan skor terdiri dari 70 persen nilai Ujian Nasional (UN) dan 30 persen jarak rumah tinggal dengan sekolah tujuan. Sedangkan untuk jenjang SMK tidak mempertimbangkan jarak, tetapi dengan memilih kompetensi keahlian yang diminati," jelasnya.

sumber: kompas

PPDB SMA/SMK Tahun AJaran 2018/2019 Dimulai 4 Juni

August 25, 2018
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2018/2019 akan dimulai. Jadwal pendaftaran PPDB untuk Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM), Penghargaan Maslahat Guru (PMG) dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)/ Disabilitas, Warga Penduduk Setempat (WPS), dan Prestasi dilaksanakan 4 hingga 8 Juni 2018. Sedangkan untuk pendaftaran jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) dilaksanakan pada 5 hingga  10 Juli 2018. 

PPDB sendiri merupakan layanan pendidikan yang bertujuan memenuhi hak-hak dasar warga negara untuk memperoleh  pendidikan yang bermutu dan berkeadilan dengan menerapkan asas objektif, akuntabel, transparan , dan tanpa diskriminasi sehingga mendorong peningkatan akses  layanan pendidikan di Jawa Barat.

Menurut rilis yang diterima "PR" pada Selasa 22 Mei 2018, pendaftaran penerimaan peserta didik baru dapat dilakukan secara individu oleh orang tua calon peserta didik atau kolektif oleh satuan pendidikan asal. Pendaftaran secara kolektif dilakukan secara langsung ke satuan pendidikan yang dituju atau dapat dilakukan ke cabang dinas pendidikan sesuai wilayah dengan membawa dokumen yang dipersyaratkan.

Secara teknis, dasar utama proses seleksi PPDB menggunakan pertimbangan radius domisili calon peserta didik ke sekolah tujuan. Radius merupakan jarak antara dua titik koordinat domisili dan lokasi satuan pendidikan yang dituju. Radius diukur oleh panitia PPDB bagian input data di satuan pendidikan cengan menggunakan sistem IT-aplikasi PPDB.

Akan tetapi, khusus untuk proses seleksi pada SMK jalur prestasi dan jalur NHUN tidak menggunakan pertimbangan radius domisili calon peserta didik. Proses seleksi PPDB dilaksanakan secara otomatis dengan menggunakan sistem IT-Aplikasi PPDB yang berlangsung secara daring (online). Peserta dapat memantau proses seleksi tersebut pada alamat website ppdb.disdik.jabarprov.go.id. Sedangkan untuk seleksi SLB dilakukan secara offline.

Pengumuman
Pengumuman hasil seleksi PPDB akan diinformasikan melalui media online pada situs web PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dengan alamat situs web ppdb.disdik.jabarprov.go.id. Hasil seleksi PPDB merupakan daftar urutan calon peserta didik yang terdapat pada laman resmi aplikasi PPDB online yang sesuai dengan kouta atau daya tampung.

Selain itu, untuk perkembangan tahap seleksi jalur NHUN dapat dilihat pada alamat website setiap dua hari setelah operator satuan pendidikan atau cabang dinas pendidikan wilayah melakukan input dan unggah (upload\ data calon peserta didik).
 
Copyright © SMA Al-Azhar Kota Banjar. Designed by OddThemes & Best Wordpress Themes 2018